Uang kartal adalah alat bayar yang sah dan wajib
diterima oleh masyarakat dalam melakukan transaksi jual beli sehari-hari.Menurut
Undang-undang Bank Sentral No. 13 tahun 1968 pasal 26 ayat 1, Bank Indonesia mempunyai hak tunggal untuk mengeluarkan uang logam
dan kertas. Hak tunggal untuk mengeluarkan uang yang dimiliki Bank Indonesia
tersebut disebut hak oktroi.
Uang giral tercipta akibat semakin mendesaknya kebutuhan masyarakat akan
adanya sebuah alat tukar yang lebih mudah, praktis dan aman. Di Indonesia,
bank yang berhak menciptakan uang giral adalah bank umum selain Bank Indonesia. Menurut UU No. 7 tentang Perbankan tahun 1992,
definisi uang giral adalah tagihan yang ada di bank umum, yang dapat
digunakan sewaktu-waktu sebagai alat pembayaran. Bentuk uang giral dapat
berupa cek, giro, atau telegrafic transfer.
Uang giral bukan
merupakan alat pembayaran yang sah. Artinya, masyarakat boleh menolak dibayar
dengan uang giral.
Keuntungan
menggunakan uang giral
Keuntungan menggunakan
uang giral sebagai berikut:
·
Memudahkan pembayaran karena
tidak perlu menghitung uang
·
Alat pembayaran yang
dapat diterima untuk jumlah yang tidak terbatas, nilainya sesuai dengan yang
dibutuhkan (yang ditulis oleh pemilik cek/bilyet giro)
·
Lebih aman karena
risiko uang hilang
lebih kecil dan bila hilang bisa segera dilapokan ke bank yang mengeluarkan cek/bilyet giro dengan
cara pemblokiran.
Uang kuasi adalah surat-surat berharga yang dapat dijadikan
sebagai alat pembayaran. Biasanya uang kuasi ini terdiri atas deposito
berjangka dan tabungan serta rekening valuta asing milik swasta domestik.
Menurut Bank Indonesia, uang kuasi terdiri dari :
· Deposito berjangka dan serifikat deposito, yakni
uang yang kehilangan untuk sementara fungsinya sebagai alat tukar menukar
·
Tabungan, yaitu uang yang tidak sepenuhnya liquid
·
Rekening Giro dalam valuta asing, yaitu aktiva
yang dapat memenuhi fungsinya sebagai alat tukar tetapi diterima hanya
dilingkungan terbatas
·
Deposito Berjangka valuta asing, yaitu akyiva yang
hanya dapat memenuhi fungsi uang sebagai penyimpan daya beli
·
Tabungan dalam valuta asing, yaitu aktiva yang
sifat liquidnya lebih rendah dari uang kartal dan uang giral



Tidak ada komentar:
Posting Komentar